TUGAS MANDIRI 1 KAMPUS MILENIAL ITBI

NAMA       : BEZARO TAFONAO
KELAS      : MALAM
JURUSAN : SISTEM INFORMASI S1

* PENGANTAR MANAJEMEN *






Soal : 1. Jelaskan yang dimaksud dengan rumus 5M menurut kaizen, dan jelaskan setiap fungsinya !
Jawab : 

Menurut Harrington Emerson dalam Phiffner John F. dan Presthus Robert V. (1960) manajemen mempunyai lima unsur (5M), yaitu:

1. Men
2. Money
3. Materials
4. Machines, and
5. Methods


Peterson 0.F., member of Indiana Univercity memasukan unsur mesin ke dalam material dan metode diberi istilah the use sehingga katanya, “Management is the use of man, money and materials to achieve a common goal”. Ada lagi seorang ahli bernama Mooney James D., 1954, is memasukan unsur-unsur uang, material dan mesin ke dalam istilah yang disebut fasilitas sehingga unsur-unsur manajemen adalah

Men
Facilities
Method
George R. Terry dalam bukunya Principle of Management mengatakan, ada enam sumber daya pokok dari manajemen, yaitu:
(1) Men and women
(2) Materials
(3) Machines
(4) Methods
(5) Money
(6) Markets

 
Sistematika dari keempat pandangan para ahli itu jelas menunjukan, manusia merupakan unsur manajemen yang pokok. Manusia tidak dapat disamakan dengan benda, is mempunyai peranan, pikiran, harapan serta gagasan. Reaksi psikisnya terhadap keadaan sekeliling dapat menimbulkan pengaruh yang lebih jauh dan mendalam serta sukar untuk diperhitungkan secara seksama. Oleh karena itu, manusia perlu senantiasa diperhatikan untuk dikemhangkan ke arah yang positif sesuai dengan martabat dan kepribadiannya sebagai manusia. Sejalan dengan pandangan itu, Harold Konntz dan Cyril O’Donnel (1972) menegaskan, “Manage-ment is the development of people, not the direction of thing.”

Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.

Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.

Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.

Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. Sedangkan metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.

Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.



Macam fungsi manajemen:

Menurut Komisi Pendidikan Administrasi Kesehatan Amerika Serikat ada 6: Planning, Organizing, Directing, Controlling, Coordinating, Evaluation (PODCCE).
Menurut Freeman ada 6: Planning, Actuating, Coordinating, Guidance, Freedom, Responsibility (PACGFR).
Menurut George R. Terry ada 4: Planning, Organizing, Actuating, Controlling (POAC).
Menurut Barton ada 8: Planning, Organizing, Staffing, Budgeting, Implementing, Coordinating, Reporting, Evaluation (POSBICRE).
Menurut Luther M. Gullick ada 7: Planning, Organizing, Staffing, Directing, Coordinating, Reporting, Budgeting (POSDCoRB).
Menurut Hendry Fayol ada 5: Planning, Organizing, Commanding, Coordinating, Controling (POCCC).
Output adalah hasil dari suatu pekerjaan manajemen. Untuk manajemen kesehatan, output dikenal dengan nama pelayanan kesehatan (health services). Hasil atau output adalah hasil pelaksanaan kegiatan. Output adalah hasil yang dicapai dalam jangka pendek, misalnya akhir darikegiatan pemasangan infus, sedangkan outcome adalah hasil yang terjadi setelah pelaksanaan kegiatan jangka pendek misalnya plebitis setelah 3x24jam pemasangan infus. Macam pelayanan kesehatan adalah Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).

Sasaran (target group) adalah kepada siapa output yang dihasilkan, yakni upaya kesehatan tersebut ditujukan kepada UKP untuk perseorangan atau UKM untuk masyarakat (keluarga dan kelompok). Sedangkan Dampak (impact) adalah akibat yang ditimbulkan oleh output. Untuk manajemen kesehatan dampak yang diharapkan adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan. Peningkatan derajat kesehatan dapat tercapai jika kebutuhan (needs) dan tuntutan (demands) perseorangan/masyarakat dapat dipenuhi.






2. Jelaskan fungsi - fungsi manajemen (POAC) serta jelaskan setiap fungsi dari manajemen tersebut !
Jawab : 


Fungsi Manajemen terbagi menjadi empat yang biasa disebut POAC, yaitu:


1. Planning (Perencanaan)

    Planning merupakan fungsi untuk menetapkan tujuan yang diinginkan dan menyusun rencana untuk mencapai tujuan tersebut. Contohnya seperti:

    a. Menentukan dan merancang konsep rencana

    b. Mengajukan proposal termasuk anggarannya

    c. Menyiapkan sumber daya yang dibutuhkan

 

2. Organizing (Pengorganisasian)

    Organizing merupakan fungsi untuk mengatur manusia dan sumber daya yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Contohnya seperti:

     a. Menunjuk anggota yang diperlukan di kepanitiaan acara

     b. Pembagian tugas kerja masing-masing devisi

     c. Mengadakan rapat/ pertemuan rutin

 

3. Actuating (Pelaksanaan/ Pengarahan)

    Planning dan Organizing tidak akan lengkap apabila tanpa Actuating/ Pelaksanaan. Maka dari itu setelah melaksanakan dan mengatur, langkah selanjutnya adalah melakukan kegiatan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya agar tercapainya tujuan yang ditetapkan, seperti:

    a. Ketua memberi arahan kepada rekan-rekannya

    b. Menjaga komunikasi antar anggota dalam pelaksanaan

    c. Mengijinkan kebebasan berpendapat

 

4. Controlling (Pengawasan)

    Controllingmerupakan fungsi untuk menilai suatu kinerja apakah sudah sesuai dengan rencana atau belum, contohnya seperti:

    a. Ketua melakukan pengawasan rutin

    b. Menyampaikan masalah yang dihadapi

    c. Memperhatikan kinerja anggota




3. Jelaskan pendapat para ahli mengenai fungsi - fungsi manajemen di slide 19-20 (PERTEMUAN II)
serta jelaskan disetiap fungsinya !
Jawab : 



1. Fungsi Manajemen Menurut Dalton E.M.C. Farlan (1990)

Dalam buku “Management Principles and Management” Dalton E.M.C. Farlan membagi fungsi manajemen menjadi 3, yaitu:

1. Perencanaan (Planning)
2. Pengorganisasian (Organizing)
3. Pengawasan (Controlling)



2. Fungsi Manajemen Menurut George R. Ferry (1990)

Dalam buku “The Principles of Management” George R. Ferry membagi fungsi manajemen menjadi 4, yaitu:

1. Perencanaan (Planning)
2. Pengorganisasian (Organizing)
3. Pengawasan (Controlling)
4. Pelaksanaan (Actuating)



3. Fungsi Manajemen Menurut H. Koontz & O’Donnel (1991)

Dalam buku “The Principles of Management” George R. Ferry membagi proses dan fungsi manajemen menjadi 4, yaitu:

1. Perencanaan (Planning)
2. Pengorganisasian (Organizing)
3. Pengawasan (Controlling)
4. Pengarahan (Directing)




1. Fungsi Perencanaan (Planning)

Fungsi yang pertama adalah perencanaan. Secara harfiah perencanaan adalah proses pengambilan keputusan yang digunakan sebagai dasar kegiatan-kegiatan ekonomis serta efektif pada masa mendatang. Pada fungsi perencanaan, tim manajemen harus menetapkan tujuan organisasi atau perusahaan, menentukan langkah-langkah yang akan diambil, merumuskan risiko dan hambatan yang akan ditemui.

Poin terpentinya adalah pada fungsi perencanaan ini manajemen harus memiliki visi kedepan mengenai arah organisasi atau perusahaan yang akan dijalankan.




2. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi pengorganisasian diartikan sebagai proses menciptakan hubungan-hubungan antar fungsi, personalisasi serta faktor fisik dengan tujuan kegiatan terlaksana, disatukan dan diarahkan pada pencapaian tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.




3. Fungsi Pengarahan (Directing)

Fungsi ini yang menstlimulir tindakan-tindakan agar benar-benar telaksana. Fungsi pengarahan termasuk dalam bagian dari Leading. Manajemen dituntut dapat memberikan pengarahan terkait visi dan misi perusahaan, langkah-langkah, prinsip-prinsip yang dianut, serta agar tugas setiap departemen dan divisi dalam organisasi lebih terarah dan selaras dengan tujuan yang telah ditetapkan.




4. Fungsi Pengawasan (Controlling)

Seluruh kegiatan organisasi yang telah dilakukan harus diawasi dengan tujuan agar tetap pada arah yang telah ditentukan sebelumnya. Fungsi pengawasan pada hakekatnya mengatur apakah aktivitas organisasi sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang telah direncanankan.

Pada Tahap ini juga dilakukan pengawasan untuk menghindari resiko-resiko yang mungkin terjadi. Pengawasan dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana hasil yang telah dicapai perusahaan dan membandingkan dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya.




5. Fungsi Pengkoordinasi (Coordinating)

Fungsi koordinasi dalam manajemen bertujuan agar setiap usaha-usaha yang dilakukan anggota terlaksana dengan harmonis dan terintegrasi dengan baik untuk mencapai tujuan perushaan atau organisasi.

Dalam fungsi koordinasi dibutuhkan adanya interaksi dan saling tukar informasi, agar roda organisasi dapat terus berjalan.




6. Fungsi Penganggaran (
Budgeting)

Sebenarnya fungsi penganggara bagian dari perencanaan, tetapi lebih spesifik pada perencanaan keuangan. Setelah manajemen membuat perencanaan mengenai langkah-langkah yang akan dilakukan, selanjutnya adalah pembuatan perencanaan keuangan untuk menjalankan roda perusahaan. Manajemen perlu membuat rencana anggaran dasar seperti, pengeluaran, arus kas, serta proyeksi mengenai sumber pemasukan perusahaan.




7. Fungsi Pelaporan (Reporting)

Yang terakhir adalah pelaporan kepada stakeholder atau pihak yang berkepentingan. Seluruh tahapan organisasi mulai dari planning sampai coodinating haris dilaporkan. Stakeholder disini biasanya adalah pemegang saham, komisioner, dan pemerintah.






SEKIAN DAN TERIMA KASIH.........🙏🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UAS SEMESTER GENAP KAMPUS MILENIAL ITBI

TUGAS MANDIRI 6 KAMPUS MILENIAL ITBI

TUGAS MANDIRI 5 KAMPUS MILENIAL ITBI