TUGAS MANDIRI 2 KAMPUS MILENIAL ITBI



NAMA      : BEZARO TAFONAO

KELAS      : MALAM 

JURUSAN : SISTEM INFORMASI S1

* PENGANTAR MANAJEMEN *




Soal 1. Manajemen klasik dibagi menjadi manajemen ilmiah dan teori organisasi klasik, jelaskan dari pembagian manajemen klasik tersebut !

Jawab : 


* TEORI MANAJEMEN KLASIK *

Pada tahun 1800-an, teori manajemen klasik muncul dan berkembang dengan cepat seiring dengan booming-nya revolusi industri di inggris.

Asumsi dan perspektif manajemen klasik adalah bahwa setiap manusia berfikir secara logis, rasional, dan kerja merupakan sesuatu yang mereka harapkan. (fattah :2000:22)

Premis bahwa organisasi bekerja pada proses yang rasional dan logis dengan pendekatan yang ilmiah dan berlangsung secara runut menurut struktur organisasi.

Manajemen klasik muncul karena kebutuhan terhadap pedoman dalam mengelola sebuah organisasi yang cakupannya cukup kompleks. Seperti pabrik misalnya.

Manajmen klasik tidak dilahirkan. Tetapi bisa diajarkan asal prinsip prinsip yang menjadi dasar dan teori bisa diterapkan sepenuhnya.


Teori klasik berkembang dalam tiga aliran yaitu : 

#1. Teori Birokrasi

Awalnya teori birokrasi berkembang dari ilmu sosiologi, bukan berasal dari praktek dan pengalaman manajemen.


Teori birokrasi ini memiliki ciri struktur yang bisa ditemukan dalam organisasi. Yang sangat komplek.


Ciri ciri teori birokrasi seperti ini:

teori manajemen klasik

Bisa dilihat: struktur organisasi adalah hal yang utama. Ribetnya birokrasi tadi adalah contoh pendekatan klasik ini.



#2. Teori Administrasi

Teori administrasi berkembang pesat karena pemikirian pemikiran dari para ahli seperti Lyndall Urwick dan ekonom kenamaan Henry Fayol dan juga Mooney dan Reiley dari Amerika.




Aktivitas industri bisa dibagi enam golongan menurutnya :

1. Kegiatan teknikal

2. Kegiatan keuangan (financial)

3. Kegiatan akuntansi

4. Kegiatan komersil

5. Kegiatan keamanan

6. Kegiatan manajerial


Selain itu, Henry Fayol juga membahas kaidah kaidah manajemen yang kemudian menjadi dasar perkembangan dalam teori administrasi :

1. Pembagian kerja

2. Tanggung jawab dan wewenang

3. Kesatuan pengarahan

4. Kesatuan perintah

5. Balas jasa

6. Disiplin

7. Mengutamakan kepentingan umum (organisasi) diatas kepentingan pribadi

8. Sentralisasi

9. Aturan

10. Rantai scalar

11. Kelangsungan personel

12. Inisiatif

13. Keadilan



#3. Teori Manajemen Ilmiah

Teori manajemen ilmiah memiliki beberapa prinsip utama menurut Freerick Winslow Taylor yang merupakan pelopor dari teori manajemen ilmiah, prinsip tersebut secara ringkas diantaranya :

Memilih satu pekerjaan yang terabaik pada setiap tugas tertentu. Kemudian memberi pendidikan dan pelatihan terhadap pekerja.

Menerapkan metode ilmu pengetahuan pada setiap kegiatan dan menghapuskan sistem coba-coba. Setiap pekerja harus mengaplikasikan hasil dari ilmu pengetahuan saat melakukan tugasnya.

Bekerja sama dengan baik antara pekerja dan para pimpinan organisasi.



Teori manajemen ilmiah juga fokus memperhatikan masalah tingkat produktivitas kerja. Henry Laurance Gantt (1861 - 1919) memiliki gagasan seperti ini :

1. Kerja sama yang menguntungkan antara pekerja dan manajer dalam mencapai tujuan bersama

2. Menciptakan seleksi yang ilmiah terhadap para pekerja

3. Pembayaran upah pekerja menggunakan sistem bonus

4. Adanya instruksi kerja yang lebih terperinci




Soal 2. Jelaskan yang dimaksud dengan aliran hubungan manusia/perilaku !

Jawab : 


Teori Manajemen Neo Klasik timbul karena pendekatan klasik tidak sepenuhnya menghasilkan efieiensi dalam produksi dan keselarasan kerja. Para pakar mencoba melengkapi organisasi klasik dengan pandangan sosiologi dan psikologi. Tokoh-tokoh aliran hubungan manusiawi antara lain Hugo Munsterberg dan Elton Mayo.


1. Hugo Munsterberg (1862 1916)

Hugo merupakan pencetus psikologi industri sehingga dikenal sebagai bapak psikologi industri. Bukunya yaitu Psikology and Industrial Efficiensy, menguraikan bahwa untuk mencapai tujuan produktivitas harus melakukan tiga cara pertama penemuan best possible person, kedua penciptaan best possible work dan ketiga penggunaan best possible effect.



2. Elton Mayo

Terkenal dengan percobaan-percobaan Howthorne, dimana hubungan manusiawi menggambarkan manajer bertemu atau berinteraksi dengan bawahan. Bila moral dan efisiensi kerja memburuk, maka hubungan manusiawi dalam organisasi juga akan buruk.


Penekanan kebutuhan-kebutuhan sosial dalam aliran hubungan manusiawi melengkapi pendekatan klasik, sebagai usaha untuk menigkatkan produktivitas. Aliran hubungan manusiawi mengutarakan bahwa perhatian terhadap para karyawan akan memberikan keuntungan. Seperti halnya tambahan yang dikemukakan oleh Mayo yang menekankan pentingnya gaya manajemennya, manajer juga diingatkan pentingnya perhatian terhadap proses kelompok untuk melengkapi perhatian terhadap masing-masing karyawan secara individual.


Dari ulasan teori tersebut, saya sangat meyakini bahwa teori manajemen klasik sangat riil untuk diterapkan. Karena, karyawan merupakan bagian vital dari setiap aktivitas produksi dari pabrik. Baiknya hubungan antara manjer dengan karyawan merupakan pendukung yang kuat dalam mengoptimalkan kinerja karyawan yang berefek terhadap efisiensi kegiatan produksi yang lama kelamaan akan sangat tinggi tingkat efisiensinya. Para ilmuwan pun menjadi terilhami akibat adanya aliran ini, mereka menjadi tergugah untuk membahas lebih lanjut mengenai motivasi manusia.





Soal 3. Carilah tokoh-tokoh dari perilaku organisasi dan cantumkan teori yang dibuat oleh tokoh-tokoh tersebut !

Jawab : 



Berikut Ini Pengertian Perilaku Organisasi Menurut Para Ahli :


1. Indriyo Gito Sudarmo dan Nyoman Sudita (1997)

Bidang ilmu yang mempelajari tentang interaksi manusia dalam organisasi yang meliputi studi secara sistematis tentang perilaku struktur dan proses dalam organisasi.




2. Keith Davis dan John Newstrom (1985)  

Telaah dan aplikasi pengetahuan tentang bagaimana orang-orang bertindak di dalam organisasi.




3. Gibson dan kawan-kawan (1996)

Bidang studi yang mencangkup teori, metode dan prinsip-prinsip dari berbagai disiplin guna mempelajari persepsi individu, nilai-nilai, dan tindakan-tindakan saat bekerja dalam kelompok dan dalam organisasi secara keseluruhan, menganalisa akibat lingkungan eksternal terhadap organisasi studinya, misi dna sasaran serta strategi.




4. Stephen P.Robins (2001)

Bidang yang menyelidiki pengaruh yang ditimbulkan oleh individu, kelompok dan struktur terhadap perilaku (manusia) di dalam organisasi dengan tujuan menerapkan pengetahuan yang dapat untuk meningkatkan efektivitas organisasi.

Kesimpulannya yang dapat diambil dari uraian di muka adalah bahwa perilaku keorganisasian adalah suatu studi tentang apa yang dikerjakan oleh orang-orang dalam organisasi dan bagaimana perilaku orang-orang tersebut dapat mempengaruhi kinerja organisasi dengan bahan kajiannya adalah sikap manusia terhadap pekerjaan, terhadap rekan kerja, imbalan , kerjasama dan yang lainnya.




5. Fred Luthan

Menurut Fred Luthan, Perilaku organisasi didefinisikan sebagai Studi dan aplikasi dari pengetahuan tentang bagaimana orang, individu dan kelompok bertindak dalam organisasi.


“Organizational Behavior (OB) is the study and application of knowledge about how people, individuals, and groups act in organizations",

Ia menafsirkan hubungan manusia dan organisasi dalam bentuk keseluruhan dari seorang manusia, Selurh kelompok, dan seluruh organisasi dan seluruh sistim sosial (system approach). Sikap organisasi sangat penting bagi manajemen sumber daya manusia, karena sikap ini akan mempengaruhi perilaku –perilaku organisasi. Sikap – sikap yang berkaitan dengan kepuasan kerja dan memfokuskan pada sikap karyawan terhadap keseluruhan (Luthan, 1985).



6. Mathis-John H. Jackson,

Perilaku organisasi adalah bagaimana anggota organisasi yakin dan menerima tujuan organisasional, serta berkeinginan untuk tinggal bersama atau meninggalkan perusahaan yang tercermin dalam tindak tanduk dalam organisasi tersebut.




7. Griffin dan kawan-kawan

Perilaku organisasi (organisational behavior) adalah sejauh mana seseorang individu mengenal dan terikat pada organisasinya. Seseorang individu yang memiliki komitmen tinggi kemungkinan akan melihat dirinya sebagai anggota sejati organisasi.




8. Allen dan Meyer,

Ada tiga Dimensi komitment perilaku organisasi adalah :

1. Komitmen efektif (effective comitment): Keterikatan emosional karyawan, dan keterlibatan dalam organisasi,

2. Komitmen berkelanjutan (continuence commitment): Komitmen berdasarkan kerugian yang berhubungan dengan keluarnya karyawan dari organisasi. Hal ini mungkin karena kehilangan senioritas atas promosi atau benefit,

3. Komitmen normatif (normative commiment): Perasaan wajib untuk tetap berada dalam organisasi karena memang harus begitu; tindakan tersebut merupakan hal benar yang harus dilakukan.

Perilaku Oganisasi adalah ilmu tentang individu dan kelompok dalam suatu organisasi.


 “Organizational behavior is the study of individuals and groups in organizations”.





Soal 4. Lingkungan organisasi dibagi menjadi dua, jelaskan dari kedua lingkungan tersebut !

Jawab : 


Lingkungan organisasi adalah segala sesuatu yang dapat mempengaruhi kelangsungan, eksistensi, keberadaan, dll yang menyangkut organisasi baik da dari dalam maupun dari luar.

Ada 2 macam lingkungan dalam organisasi :

1. Lingkungan internal

2. Lingkungan eksternal 


a. Lingkungan internal

Antara lain :

1. Human resources (SDM) = skill

Kemajuan organisasi ditentukan oleh SDM.

Dimana ancaman atau pengaruh eksternal akan mempengaruhi kemajuan dan kehancuran organisasi, tergantung SDM di dalam organisasi itu.

2. Financial (uang)

Yaitu sumber pembiayaan dari organisasi

Ex: PSIKM dari pemerintah dan uang kuliah


3. Management (manajemen)

Yaitu pengaturan dari organisasi tersebut

Ex : struktur kepengurusan, job description, pembagian tugas, visi-misi, perencanaan


 4. Market (pasar)

Yaitu peluang dimana tenaga bisa dipakai

Ex : PSIKM di NGO bidang kesehatan, perusahaan-perusahaan industry


 5. Infrastruktur

Ex : bangunan-bangunan, masjid, fasilitas perkuliahan, asrama


 6. Information system (sistem informasi)

Yaitu informasi yang tersedia


7. Research and development (Litbang)

Penting disebabkan karena litbang bisa menggali informasi-informasi terbaru dalam rangka pengembangan dan perubahan organisasi


8. Manufacturing

Yaitu bagaimana proses pembuatan produk bisa dilaksanakan

Lingkungan internal bisa dinilai untuk kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness) organisasi.



b. Lingkungan eksternal

Lingkungan eksternal pada dasarnya ada 2 :

1. Lingkungan makro (atau jauh) : berasal dari luar dan sifatnya tidak langsung

2. Lingkungan mikro (atau dekat) : berasal dari luar yang sifatnya langsung



Lingkungan mikro itu terdiri dari :

1. Suplier (pemasok/penyedia berbagai kebutuhan)

Ex : PDAM, PLN, telepon


2. Costumer (pemakai/pengguna)

Yaitu semua orang yang menggunakan produk dalam organisasi.

Costumer ada yang bersifat internal, ada yang bersifat eksternal.

Ex : mahasiswa PSIKM sebelum ujian masuk (eksternal), mahasiswa setelah menjadi mahasiswa resmi PSIKM (internal)


3. Competitor (pesaing)

Competitor ada karena banyak pilihan.

Akibatnya, setiap organisasi memberikan pelayanan prima kepada pelanggannya.


4. Substitute (pengganti)





5. Carilah contoh yang berkaitan dengan lingkungan internasional dan kegiatan bisnis !

Jawab : 


HAKIKAT JENIS DAN CONTOH BISNIS INTERNASIONAL


Pada hakikatnya, bisnis Internasional terbagi menjadi dua jenis, yaituyaitu : 

1. Bisnis internasional dalam bidang perdagangan

Perdagangan adalah kegiatan bisnis yang dilakukan dengan cara proses tukar menukar barang yang dilakukan atas kehendak kedua belah pihak yang bersangkutan. Jenis bisnis cara tradisional ini dibagi menjadi tiga macam, yaitu perdagangan bilateral (antar dua negara), regional (ASEAN) dan antar-regional (ASEAN dengan MEE). Bisnis internasional dalam bidang perdagangan mencakup beberapa hal yaitu : 



a. Ekspor

Ekspor merupakan kegiatan menjual suatu barang ke luar negeri. Jenis bisnis internasional dalam bidan perdagangan ini dibagi menjadi dua, yaitu : 


b. Indirect Export

Yaitu menjual barang atau jasa melalui beberapa tipe pangkalan induk exporter.


c. Direct Export

Yaitu menjual barang atau jasa ke luar negeri dengan memproduksi sendiri.


d. Turnkey Project

Turnkey Project masih sama dalam lingkup eksport, namun dengan mekanisme yang berbeda. Turnkey Project memiliki mekanisme keahlian manajerial yang menangani ekspor di bidang teknologi yang sebagiannya merupakan perlengkapan modal. Karena bisnis internasional ini berkaitan dengan proyek teknologi, maka melibatkan pihak kontraktor. Pihak ini ditunjuk untuk melaksanakan tugas-tugas, seperti mendesain sebuah pabrik, menyuplai bahan mentah dan menyediakan teknologi pemrosesan.


e. Countertrade

Countertrade adalah sebuah konsep jenis bisnis internasional yang membahas kegiatan ekspor dan impor suatu negara. Bahasan konsep ini kemudian ditulis di dalam sebuah perjanjian, lengkap dengan pokok-pokok bahasan perjanjian, seperti transfer teknologi, pembelian barang kembali dan lain sebagainya.




2. Bisnis internasional dalam bidang pemasaran

Pemasaran bisnis internasional adalah sebuah upaya untuk memasarkan hasil produksi dari suatu negeri ke negeri lainnya. Jika kegiatan eksport dan import memiliki patokan tarif bea masuk, pemasaran ini tidak. Artinya pengusaha dapat terbebas dari hambatan perdagangan dan urusan tarif bea tersebut. Adapun jenis transaksi yang dapat ditempuh bisnis pemasaran internasional, yaitu : 



a. Licencing

Licenting yaitu sebuah bisnis internasional tentang pengaturan kontrak antara dua pihak, yaitu pihak the licencor atau pemberi akses hak paten dan the licencee. Selain memberikan akses hak paten, kegiatan bisnis ini juga mencakup prosedur pemasaran, keahlian, trademarks, rahasia penjualan atau teknologi. Tujuannya adalah agar mendapatkan keuntungan atau bayaran dengan kisaran 2 hingga 5 persen dari penjualannya. Contoh, Starbucks dan Toyota.


b. Franchising

Franchising adalah jenis bisnis dimana sebuah perusahaan di suatu negara (franchistor) menjual lisensi dan segala atribut perusahaannya ke perusahaan lain di luar negara perusahaan tersebut berdiri (franchisee), seperti peralatan, proses produksi, resep-resep, pengendalian dan pengawasan mutu hingga bentuk pelayanan. Umumnya, jenis bisnis internasional ini mencakup bidang kuliner, seperti Mc Donals dan KFC.


c. Management Contracting

Management Contracting berkaitan dengan aturan sebuah perusahaan satu yang menyediakan mekanisme manajemen dalam satu atau semua tempat kepada perusahaan lain. Contoh, Hotel Ritz Carlton dan Four Seasons.


d. Marketing in Home Country by Host Country

Marketing in Home Country by Host Country adalah pengaturan dimana suatu negara yang disebut dengan Home Country harus membayar, sedangkan Host Country atau negara pengirim akan memperoleh fee dari kegiatan bisnis internasional tersebut. Contoh Johnson & Johnson.


e. Joint Venturing

Joint venture adalah sebuah bentuk dari gabungan beberapa perusahaan dari berbagai negara yang disatukan dalam kerjasama dengan tujuan untuk mencapai konsentrasi kekuatan ekonomi tanpa melihat besar atau kecilnya modal. Contoh Indofood dengan Nestle.


f. Multinational Corporation (MNC)

Multinational Corporation adalah sebuah perusahaan internasional yang berkantor pusat di suatu negara, tetapi memiliki kantor cabang di berbagai negara. Contoh Marlboro dan Coca-Cola.


Meskipun sekilas kedua jenis bisnis internasional tersebut nampak mirip dan sama, namun berbeda. Jika perdagangan hanya menyangkut ekspor dan impor saja, namun untuk pemasaran memiliki cakupan cara tempuh transaksi yang lebih bervariasi, seperti franchising, licencing dan lain sebagainya.





SEKIAN DAN TERIMA KASIH................🙏🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UAS SEMESTER GENAP KAMPUS MILENIAL ITBI

TUGAS MANDIRI 6 KAMPUS MILENIAL ITBI

TUGAS MANDIRI 5 KAMPUS MILENIAL ITBI